7 Kota Termurah untuk Para Backpacker Hemat di Eropa

Pernah nggak sih kamu merasa kalau mimpi jalan-jalan ke Eropa itu cuma milik orang-orang yang saldonya nggak berseri? Duh, buang jauh-jauh deh pikiran itu! Sebenarnya, menjadi backpacker ke Eropa adalah pilihan cerdas buat kamu yang pengen menjelajahi Benua Biru tanpa harus bikin tabungan menangis.

Dengan modal ransel dan jadwal yang fleksibel, kamu bisa ngerasain kebebasan eksplorasi budaya dan makanan khas yang jauh lebih otentik daripada ikut tur mewah. Kuncinya cuma satu, yaitu melakukan riset yang matang. Kamu harus tahu kalau ada Visa Schengen yang bisa bikin kamu bebas melipir ke 27 negara sekaligus dalam waktu 90 hari.

Biar nggak boros, mendaratlah di kota-kota besar, seperti Amsterdam atau Milan, yang sering jadi hub maskapai murah. Nah, penasaran kota mana saja yang ramah buat dompet para pejuang ransel? Yuk, kita bedah satu per satu!

1. Budapest, Hungaria

Budapest itu ibarat paket lengkap yang nggak masuk akal murahnya. Kota ini dibelah oleh Sungai Danube menjadi dua bagian, yaitu Buda yang tenang dengan bukit bersejarahnya, dan Pest yang jadi pusat keramaian dengan kafe-kafe estetik.

Salah satu pengalaman yang wajib kamu coba adalah berendam di Széchenyi Bath atau sekadar melihat megahnya gedung parlemen. Dengan budget sekitar €80 hingga €150 (Rp1,3 juta – Rp2,6 juta) per hari, kamu sudah bisa makan enak dan tidur nyaman.

2. Praha, Ceko

Kalau kamu nyari kota yang suasananya seperti di film-film kolosal, Praha jawabannya! Kota ini adalah favoritnya para backpacker karena selain cantik dengan jembatan Charles-nya yang ikonik, harganya sangat bersahabat.

Bayangkan saja, kamu bisa dapet segelas bir enak mulai dari harga €1.50 (sekitar Rp 25 ribu) saja! Rata-rata biaya harian di sini cuma berkisar €55 sampai €100, sudah termasuk makan di restoran lokal yang porsinya bikin kenyang.

3. Bucharest, Rumania

Mungkin nama Bucharest belum sebeken Paris, tapi kota ini punya julukan “Paris dari Timur” karena bangunannya yang megah dan jalanannya yang lebar.

Bucharest adalah salah satu kota termurah di Eropa, bayangkan saja, tiket metronya mulai dari €0.50 (sekitar Rp8 ribu) saja! Cukup siapkan uang sekitar €40 sampai €70 per hari untuk bisa menikmati keindahan Istana Parlemen atau sekadar nongkrong di kafe lokalnya.

4. Lisbon, Portugal

Lisbon menawarkan pengalaman liburan yang penuh warna dengan trem kuning ikonik yang melintasi jalanan sempit. Kota ini jauh lebih murah dibanding negara Barat lain, seperti Perancis atau Swiss.

Kamu wajib banget nonton pertunjukan musik tradisional Fado yang sarat emosi atau cobain kuliner seafood legendaris seperti ikan cod kering (bacalhau). Untuk urusan budget, kamu cuma butuh sekitar €40 sampai €75 per hari.

5. Riga, Latvia

Riga adalah destinasi yang sangat murah dengan kombinasi unik arsitektur Art Nouveau dan sejarah abad pertengahan. Kota Tua Riga yang masuk daftar UNESCO penuh dengan jalanan berbatu yang estetik buat foto-foto.

Hebatnya, banyak atraksi di sini yang gratis, seperti jalan-jalan di pasar lokal. Sebagai budget traveler,kamu cuma perlu keluar sekitar €40 hingga €65 per hari untuk bisa survive dengan gaya.

6. Athena, Yunani

Siapa bilang ke Yunani harus mahal? Athena ternyata relatif terjangkau, apalagi kalau kamu menginap di akomodasi penduduk lokal. Kamu bisa melihat situs arkeologi paling terkenal, Akropolis, dengan tiket masuk sekitar €20.

Kehidupan malam di sini juga dinamis banget dengan banyak taverna yang menawarkan kuliner khas Yunani. Total rata-rata biaya per hari di Athena berkisar antara €50 sampai €95.

7. Krakow, Polandia

Krakow adalah kota yang cantik, penuh sejarah, dan pastinya sangat ramah di kantong backpacker. Kamu bisa menjelajahi kastil tua atau belajar sejarah dunia yang mendalam di Auschwitz. Selain biayanya yang rendah, Polandia menawarkan pengalaman Eropa yang sangat otentik tanpa perlu menguras isi dompet untuk transportasi lokalnya.

Tips Tambahan Adalah Cari Cuan Sambil Jalan!

Biar perjalanannya nggak cuma ngabisin uang, kenapa nggak coba buka jasa titip (jastip)? Kamu bisa cari barang ringan tapi bernilai tinggi, seperti skincare dari Jerman, merchandise klub bola, atau coklat khas Eropa, untuk dijual lagi di Indonesia.

Kalau titipannya banyak, kamu bahkan bisa pakai jasa forwarder biar nggak kena biaya bagasi mahal di pesawat. Jangan lupa juga untuk selalu menginap di hostel yang ada dapur umumnya supaya bisa masak sendiri.

Gunakan aplikasi pendukung, seperti Maps.me biar nggak nyasar saat offline dan naik bus malam antar kota, seperti FlixBus, biar bisa sekalian menghemat biaya penginapan. Keliling Eropa dengan budgetminim itu bukan hal yang mustahil kalau kamu punya strategi yang pas.

Dengan memilih kota-kota yang ramah backpacker dan pintar mengelola transportasi, impianmu buat melihat dunia bisa jadi kenyataan. Jadi, sudah siap kemasi tas dan mulai petualanganmu di Benua Biru? Yuk, segera wujudkan liburan impianmu sekarang juga!

Previous post 6 Kota Romantis di Eropa yang Wajib Masuk Bucket List, Bukan Paris!
Next post 14 Street Food Paling Lezat di Asia yang Digemari Traveler Mancanegara

Related Post